Blog Sanur Library

Senin, Oktober 22, 2012

Book: The Woman who Changed Her Brain

Author: Barbara Arrowsmith - Young



          Penulis buku ini, Arrowsmith – Young, telah menggambarkan secara jelas bagaimana rasanya memiliki gangguan ketidakmampuan dalam belajar atau menangkap informasi – tetapi juga bagaimana rasanya mengatasinya. Dengan membaca buku ini, para pembaca akan menemukan kasus – kasus unik mengenai gangguan belajar serta penjelasan tentang segala macam gangguan otak untuk menangkap informasi. Selain itu, di dalam buku ini, para pembaca akan mendapat kesempatan untuk memahami gangguan mental yang mungkin terjadi pada manusia dan masalah – masalah lain yang mungkin akan timbul bersamaan dengan gangguan dalam otak atau mental yang dideritanya. Buku ini juga menerangkan tentang gagasan penulis untuk mendirikan sebuah sekolah khusus untuk melatih otak kepada orang – orang yang memiliki gangguan belajar dan kesulitan menangkap informasi yang sebenarnya memang sangat baik untuk membantu orang – orang tersebut menjadi lebih normal.
          Di dalam buku ini dikisahkan bahwa, Penulis lahir dengan ketidakmampuan dalam belajar atau menangkap informasi yang menyebabkan gurunya melabelinya lambat dan keras kepala. Dengan ketidakmampuannya ini, dia membaca dan menulis mundur; tidak seperti orang normal lainnya. Dia berjuang untuk memproses konsep dalam bahasa, terus merasa tersesat, dan secara fisik tidak terkoordinasi. Dengan ketidakmampuannya itulah penulis menjalani sebuah ‘latihan otak’ yang berhasil membuatnya lulus dalam sekolahnya dan membawanya pada sebuah penelitian khusus otak dan menciptakan sebuah penemuan. Penemuannya dalam ilmu saraf telah meyakinkan dan menunjukkan bahwa, dengan terlibat dalam tugas-tugas mental tertentu atau kegiatan, kita benar-benar mengubah struktur otak kita-dari sel itu sendiri dengan koneksi antara sel-sel. Kemampuan sel-sel saraf untuk mengubah struktur otak dikenal sebagai neuroplastisitas, dan Arrowsmith-Young telah mempraktekkannya selama beberapa dekade. Dengan keahliannya itu, Barbara mengembangkan senam kognitif biasa yang secara radikal guna meningkatkan fungsi kawasan melemah nya otak normal dan, di beberapa area, bahkan di atas level normal otak. Penelitiannya berfokus pada kekuatan intelektual untuk menentukan jenis latihan yang diperlukan. Senam ini dimulai pada akhir 1970-an, dan berhasil. Kemudian, Barbara mendirikan Arrowsmith Sekolah di Toronto pada tahun 1980 dan kemudian Program Arrowsmith tersebut juga untuk melatih guru agar dapat menerapkan metodologi ini kepada sekolah-sekolah di seluruh Amerika Utara. Karyanya dinyatakan sebagai salah satu contoh pertama dari aplikasi neuroplastisitas yang praktis. 


22/10/12


Aprillianawati, S.Pd
Teacher of Santa Ursula Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar