Blog Sanur Library

Rabu, Juni 15, 2016

The 7 Habits Of Highly Affective Families


The 7 Habits Of Highly Affective Families

Author : Stephen R. Covey


Dengan pemahaman mendalam , kesederhanaan, dan kebijaksanaan praktis yang sama dengan yang  sudah menjangkau puluhan juta pembaca, Stephen R. Covey menunjukan bagaimana prinsip – prinsip yang diperkenalkan pada 7 Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif bisa digunakan untuk membangun keluarga yang kuat dan penuh dengan kasih sayang yang bertahan dari generasi ke generasi. Sebagaimana dikatakan Covey, “Ketika anda membesarkan anak, anda juga memberasarkan cucu.”


Covey pun menjelaskan bahwa keluarga yang kuat tidak terjadi begitu saja, teapi membutuhkan gabungan energi, bakat, keinginan, visi, dan dedikasi dari semua anggotanya. Dengan berbagai pengalaman penuh makna, yang sering kali bernada muram atau humor, dari hidupnya sendiri dan dari kehidupan keluarga lain, dia menanamkan nasihat praktis tentang pemecahan dilema keluarga pada umumnya, seperti mencari waktu yang berkualitas untuk dihabiskan bersama, menangani perselisihan keluarga, memulihkan hubungan yang bermasalah, serta mengubah suasana keluarga yang negatif. Dia menunjukan bagaimana keluarga bisa belajar memasukan prinsip – prinsip dalam kehidupan sehari – hari mereka lewatkan kegiatan, pertemuan, dan permainan yang melibatkan seluruh anggota serta membantu menciptakan semangat pengertian, dukungan, dan antusiasme.


Di dalam buku ini pun diberikan 7 Kebiasaan Keluarga yang Sangat Efektif akan membantu Anda menemukan jawaban untuk berbagai tantangan yang lazim dihadapi keluarga, seperti:
1.   Bagaimana beralih dari semangat “saya” menjadi semangat “kita” dalam keluarga,   ketika hampir segala sesuatu di sekitar kita menghargai “saya”?
2.   Bagaimana mendapatkan waktu yang berkualitas untuk keluarga ketika kedua orangtua (atau orangtua tunggal) terpaksa bekerja untuk menafkahi keluarga?
3. Bagaimana membangun keharmonisan dalam keluarga ketika setiap orang saling mengecam dan menjatuhkan?
4.  Bagaimana mendorong anak melakukan tugas dan pekerjaan rumah dengan gembira tanpa perlu diingatkan atau diiming-imingi hadiah?
5.   Bagaimana memengaruhi anggota keluarga yang benar – benar tidak menggubris Anda?
6.   Bagaimana memperkuat keluarga agar bertahan menghadapi pengaruh yang merusak dari masyarakat?
7.   Apa yang anda lakukan saat “kehilangan” anak?
8.   Bagaimana mendisiplinkan anggota keluarga tanpa memberi hukuman?
9.   Bagaimana membangun kembali yang terputus ketika sudah tak ada lagi perasaan sayang?
10.Bagaimana menciptakan dan memelihara tatanan serta semangat kerja sama dalam keluarga, sambil tetap memberi kebebasan dan keleluasaan yang diperlukan kepada anggota keluarga agar bisa tumbuh serta mencapai rasa pemenuhan?
11.Bagaimana menciptakan suasana gembira, penuh petualangan, dan bergairah dalam keluarga?
 

06 Juni 2016

Christina Yolanda,S.Hum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar