No. Panggil: 371.4 SCH b
Buku ini adalah
buku konseling yang dapat membantu siswa memahami komponen
dan jasa yang terdiri dari
program konseling sekolah yang komprehensif dalam abad ke-21. Edisi kelima dalam buku ini mempertahankan
fondasi sejarah penting dari profesi konseling sekolah sambil beradaptasi tentang definisi dan istilah untuk menggambarkan model yang komprehensif untuk abad 21. Informasi baru telah ditambahkan tentang Model Nasional ASCA
serta pendekatan lain untuk program yang komprehensif. Sebuah bab baru tentang
keanekaragaman dan bagaimana semakin
beragamnya populasi akan mempengaruhi
program konseling sekolah dan pekerjaan konselor di
sekolah. Diagram, sampel bentuk, angka, dan
ilustrasi lainnya di seluruh buku
memperjelas poin informasi,
memberikan contoh-contoh praktis, dan
menawarkan kesempatan untuk diskusi
kelas.
Di dalam buku ini, dituliskan bahwa di Amerika
Serikat, profesi konseling sekolah dimulai sebagai sebuah gerakan bimbingan kejuruan pada awal abad ke-20. Pada tahun 1907, Jesse B. Davis menjadi kepala sekolah tinggi
dan mendorong sekolah guru bahasa Inggris untuk menggunakan komposisi dan pelajaran untuk berhubungan kepentingan karir, mengembangkan karakter,
dan menghindari masalah perilaku. Kemudian berkembang
menjadi program konseling sekolah
yang komprehensif yang membahas tiga domain dasar: pengembangan
akademik, pengembangan karir, dan
pengembangan pribadi / sosial.
Di North Carolina, seseorang harus menyelesaikan gelar Master dalam program konseling sekolah di sebuah perguruan tinggi regional terakreditasi atau universitas untuk menjadi konselor sekolah berlisensi. Dalam program-program pendidikan konselor, beberapa standar yang dipelajari seperti identitas profesional konseling sekolah, keanekaragaman budaya, pertumbuhan dan perkembangan manusia, dan pengembangan karir. Selain itu juga diperlukan komponen inti untuk membantu hubungan, kelompok dan kerja individu, penilaian, penelitian dan evaluasi program, pengetahuan dan persyaratan untuk konselor sekolah, dimensi kontekstual konseling sekolah, yayasan konseling sekolah dan magang di bawah konselor sekolah yang berkualitas.
Konselor sekolah diharapkan dapat menerapkan pelatihan profesional mereka di sekolah-sekolah dalam rangka mendukung keberhasilan akademik siswa.
Di North Carolina, seseorang harus menyelesaikan gelar Master dalam program konseling sekolah di sebuah perguruan tinggi regional terakreditasi atau universitas untuk menjadi konselor sekolah berlisensi. Dalam program-program pendidikan konselor, beberapa standar yang dipelajari seperti identitas profesional konseling sekolah, keanekaragaman budaya, pertumbuhan dan perkembangan manusia, dan pengembangan karir. Selain itu juga diperlukan komponen inti untuk membantu hubungan, kelompok dan kerja individu, penilaian, penelitian dan evaluasi program, pengetahuan dan persyaratan untuk konselor sekolah, dimensi kontekstual konseling sekolah, yayasan konseling sekolah dan magang di bawah konselor sekolah yang berkualitas.
Konselor sekolah diharapkan dapat menerapkan pelatihan profesional mereka di sekolah-sekolah dalam rangka mendukung keberhasilan akademik siswa.
9/11/12
Aprillianawati, S.Pd
Teacher of Santa Ursula Jakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar