No. Panggil: 200.846 T CHI g C1
Petualangan besar menjadi tua dan menjadi seorang penatua
adalah kesempatan untuk memperdalam dan memperkaya spiritualitas kita. Padahal kita
dapat menemukan contoh dari hal ini dalam pria dan wanita yang hidup dalam budaya adat yang kuat dan dalam
pelihat Yudaisme, Hindu, Buddha, dan tradisi keagamaan lainnya, jiwa tua yang
bijak jarang digambarkan dalam film-film Barat dan program televisi. Biasanya
orang tua yang digambarkan sebagai lemah, kikuk, atau konyol. Joan
Chittister, yang telah menulis banyak buku dan dia mengemukakan potret yang berbeda dan
sangat inspiratif dari karunia
penuaan, dan
bukanlah berkurangnya tahun untuk hidup.
Chittister,
kini berusia 70-an, telah menjadi seorang biarawati selama 50 tahun dan adalah
penulis lebih dari 35 buku, kolumnis mingguan untuk National Catholic Reporter,
pendiri dan direktur eksekutif saat Benetvision: Sebuah Pusat Sumber Daya dan
Penelitian Spiritualitas Kontemporer , dan co-chair dari Inisiatif Perdamaian
PBB yang disponsori Global untuk Perempuan. Penulis menggambarkan tahap
terakhir kehidupan sebagai "batu penjuru tahun, saat di mana hidup yang
baru adalah menjadi
baik dalam setiap perbuatan." Dia menambahkan: "Karunia
tahun ini bukan hanya menjadi hidup – karunia tahun ini adalah karunia untuk menjadi lebih
penuh hidup dari sebelumnya." Dalam buku ini disajikan dengan maksud untuk menunjukkan
kepada kita bagaimana
menjalani hidup
dengan penuaan berarti harus
sepenuhnya
aktif, dan satu hal yang dapat membuat perbedaan antara kesehatan dan penuaan
sehat adalah jiwa belajar seumur
hidup.
Dalam serangkaian bab singkat Chittister menyediakan pembahasan unsur-unsur lain dari tumbuh tua secara baik dan anggun. Dia yakin bahwa orang tua dapat membuat perjalanan hidupnya ini menjadi sebuah petualangan, sweet spot dalam waktu yang penuh dengan kesenangan.
Berikut adalah beberapa pelajaran yang telah dibahas dalam buku:
• Tantangan yang berurusan dengan penyesalan.
• Belajar untuk mengatasi rasa takut.
• Sukacita misteri menerima daripada mencoba untuk mengendalikan segala sesuatu.
• Kesempatan untuk menikmati hubungan sebagai "alkimia kehidupan."
• Kesempatan untuk membenamkan diri pada saat ini karena kita tidak lagi begitu didorong untuk produktif.
• kesendirian sebagai "biara orang tua."
• Ruang tersebut untuk memanen kenangan kita.
• Pengampunan sebagai berkah.
• Karunia waktu untuk mempertimbangkan warisan kehidupan kita.
Ini juga merupakan waktu hidup ketika kita memiliki waktu luang, seperti Maria, ibu Yesus, untuk merenungkan hal-hal dalam hati kita dan berpikir dengan kesadaran yang lebih filosofis.
Dalam serangkaian bab singkat Chittister menyediakan pembahasan unsur-unsur lain dari tumbuh tua secara baik dan anggun. Dia yakin bahwa orang tua dapat membuat perjalanan hidupnya ini menjadi sebuah petualangan, sweet spot dalam waktu yang penuh dengan kesenangan.
Berikut adalah beberapa pelajaran yang telah dibahas dalam buku:
• Tantangan yang berurusan dengan penyesalan.
• Belajar untuk mengatasi rasa takut.
• Sukacita misteri menerima daripada mencoba untuk mengendalikan segala sesuatu.
• Kesempatan untuk menikmati hubungan sebagai "alkimia kehidupan."
• Kesempatan untuk membenamkan diri pada saat ini karena kita tidak lagi begitu didorong untuk produktif.
• kesendirian sebagai "biara orang tua."
• Ruang tersebut untuk memanen kenangan kita.
• Pengampunan sebagai berkah.
• Karunia waktu untuk mempertimbangkan warisan kehidupan kita.
Ini juga merupakan waktu hidup ketika kita memiliki waktu luang, seperti Maria, ibu Yesus, untuk merenungkan hal-hal dalam hati kita dan berpikir dengan kesadaran yang lebih filosofis.
5/02/13
Aprillianawati, S.Pd

Tidak ada komentar:
Posting Komentar