Blog Sanur Library

Senin, Desember 14, 2015

Pers Indonesia : Berkomunikasi dalam Masyarakat Tidak Tulus



Pers Indonesia : Berkomunikasi dalam Masyarakat Tidak Tulus
Author : Jakob Oetama
Call Number : 323.44 OET a

Meski tugas "komunikasi" adalah meniadakan "ketidaktulusan" tadi, tetapi pada prakteknya, kita merasakan adanya ketidaktulusan dalam komunikasi kita. Ketidaktulusan yang bisa diartikan, bukan yang keluar dari pikiran dan hati yang sama. Komunikasi basa-basi. Komunikasi yang tidak menyampaikan pesan yang sebenarnya. 

Dalam buku ini dijelaskan bahwa Naskah – Naskah yang dikumpulkan sejak tahun 80-an sampai pada tahun 2001, dari sana dihasilkan tiga kumpulan tulisan yang bersangkutan dengan pers, manajemen – bisnis, dan kehidupan politik. Disetiap bidang itu terdapat benang merah yang menjadi ciri khas, semacam sosok (genre) perjuangan, pemikiran, dan pergulatan Jakob Oetama. Di bidang pres misalnya, mengutip Ignas Kleden dalam Pengantar, “penulis buku ini menghadapi jurnalisme Indonesia bukan pertama – tama sebagai a question of knowledge yang harus diteliti, tetapi a question of action yang harus dipecahkan dan diatasi”. Di bidang manajemen bisnis pun banyak ditekankan karyawan sebagai aset perusahan bukan alat, harta benda bersifat sosial. Di bidang politik, lagi – lagi lewat pergulatan yang bisa disimak dari tajuk – tajuknya, dia mengajak memperjuangkan masyarakat Indonesia yang terbuka, sebuah civil society yang tidak sekali jadi tetapi yang perlu selalu digugat, diisi, dan dikembangkan terus – menerus. 

Buku ini terdiri dari 490 halaman yang didalamnya terdapat V Bab yang terdiri dari 46 Chapter yang membahas mengenai pres di Indonesia ini. Ke V Bab tersebut ialah;
1.       Kebebasan Pers dan Usaha Mencerahkan
2.       Kompetensi Profesional
3.       Instrumen Komunikasi
4.       Jurnalisme Pembangunan
5.       Pers sebagai Mitra Masyarakat

11 Desember 2015


Christina Yolanda S.Hum

Tidak ada komentar:

Posting Komentar