Blog Sanur Library

Senin, November 30, 2015

Verifikasi Nilai Budaya Bahari Seke – Maneke : Tradisi Bahari di Ambang Kepunahan

Verifikasi Nilai Budaya Bahari Seke – Maneke : Tradisi Bahari di Ambang Kepunahan
Author : Alex J. Ulaen
Call Number : 301.095 VER C1

Nusa Utara, sebagaimana disebut oleh A. B. Lapian, seorang sejarawan, adalah gugusan pulau yang dinamai oleh warga pendukung tradisi pendukung tradisi bahari. Pernyataan tersebut diungkapkan dalam karya – utamanya pada tahun 1987, dengan merujuk pada sejumlah tradisi dan artefak budaya setempat. Sayangnya, kejayaan tradisi bahari yang juga disebut baik oleh Lapian maupun James Warren (1987), Daniel Brilman (1938), serta beberapa pengarang lainnya yang kini semakin meredup. 

Seperti judul buku ini Verifikasi Nilai Budaya Bahari Seke – Maneke : Tradisi Bahari di Ambang Kepunahan, pengarang telah menyajikan sebuah kisah tentang ditinggalkannya alat tangkap ikan yang disebut seke, serta kegiatan manake’ digantikan dengan jaring serta alat tangkap yang lebih mutakhir. Ternyata, persoalannya persoalannya tidak sekedar tergantikan alat tangkap ikan dengan alat tangkap yang baru, melainkan juga turut mempengaruhi tatanan sosial serta tatanan sosial serta tatanan nilai balik tradisi ini. 

Ketika kebijakan pemerintah pusat akhir – akhir ini melihat laut ( dan bahari ) sebagai masa depan bangsa serta kekuatan perekonomian, warga pulau – pulau kecil pendukung tradisi bahari tengah bergulat dalam proses pelumpuhan (paraalysing) tradisi bahari yang sempat menjamin kemashlahatan hidup komunitasnya. 


25 November 2015


Christina Yolanda S.Hum




Tidak ada komentar:

Posting Komentar