No. Panggil: 390.59813 FRE j
Minangkabau, suku yang terletak di
Sumatera Barat ini memiliki banyak ciri-ciri khusus yang menggambarkan
kehidupan suku dan budayanya, seperti warisan matrilineal, tradisi lisan, dan
hukum adat yang dimiliki. Kepercayaannya yang luar biasa terhadap dewi mereka,
Bundo Kanduang sangat kuat, serta arti dibalik pemakaian hiasan kepala yang
berbentuk seperti tanduk banteng yang berdiri sebagai simbol etnik mereka.
Katherine, sang pengarang yang mengunjungi wilayah ini telah melihat berbagai
adat dan kepercayaan yang tidak biasa, seperti kepercayaan terhadap batu
ber-roh, cerita Malin Kundang, dukun-dukun, rumah gadang, identitas mereka
sebabai ‘kerbau air’, dll. Semua kebudayaan telah dituang ke dalam buku ini.
Tujuan penulisan dari buku ini adalah selain menambah pengetahuan umum pembaca,
juga mengapresaisi adat istiadat yang diterapkan.
Buku ini lumayan jeli menggali berbagai sisi masyarakat Minangkabau
klasik maupun kontemporer, tentunya dengan gaya khas antropologi dan
orientalisme yang lugas. Orang bule sepertinya ga suka
tanggung-tanggung. Frey bahkan menyempatkan diri untuk mengunjungi Mande
Rubiah, keturunan langsung dari Bundo Kanduang yang dipercaya mewarisi
roh dan kekuatannya. Mande Rubiah adalah jabatan seumur hidup seperti
Dalai Lama, bertahta di Lunang dan hingga saat ini sudah sampai urutan
ke-7. Tapi jangan bayangkan Mande itu seperti ratu dengan emas-emasan
yang berkilauan gitu, karena dia tampil hanya seperti wanita desa pada
umumnya. Rumah gadangnya pun sangat sederhana, namun ia memimpin dan
mengambil keputusan dalam berbagai upacara adat dan agama di tempatnya.
Para pengikutnya masih setia datang dari berbagai daerah di Minang,
membawakan persembahan dan meminta nasihat darinya.
10/12/12
Aprillianawati, S.Pd
Teacher of Santa Ursula Jakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar