No. Panggil: 335.4005 R DRI
Menurut
Marx, pelaku – pelaku utama perubahan sosial bukanlah individu – individu tertentu,
melainkan kelas – kelas sosial. Maka, yang harus diperhatikan adalah struktur
kekuasaan di antara kelas – kelas sosial dalam masyarakat. Marx berpendapat
bahwa dalam setiap masyarakat terdapat kelas – kelas yang berkuasa. Oleh karena
itu faktor terpenting yang mempengaruhi gaya hidup dan kesadaran individu
adalah posisi kelas. Ketegangan dan konflik yang paling besar dalam masyarakat
adalah yang terjadi pada antar kelas yang berbeda, dan salah satu sumber
perubahan sosial yang paling ampuh adalah yang muncul dari kemenangan satu
kelas melawan kelas yang lainnya. Dalam buku ini pun dijelaskan bahwa bagi
Marx, masyarakat terdiri dari dua kelas, yaitu kelas atas dan kelas bawah.
Kepentingan dua kelas ini secara obyektif berlawan satu sama lain. Setiap kelas
bertindak sesuai dengan kepentingan masing – masing, dan kepentingannya itu
ditentukan oleh situasi – situasi yang obyektif. Yang menarik adalah alas an mereka
bertindak sesuai dengan keinginan masing – masing kelas adalah bukan karena
mereka itu rakus tetapi karena hanya dengan mendapatkan laba, mereka akan dapat
mempertahankan diri dalam persaingan di pasar bebas. Oleh karena itu, setiap
majikan akan menekan biaya tenaga kerja buruh yang dibelinya serendah mungkin.
Pada intinya, buku ini memberikan banyak sekali informasi tentang pandangan
teori sastra Marxisme yang memang memfokuskan pembahasan pada kelas golongan
bawah dan kelas golongan atas.
29/01/13
Aprillianawati, S.Pd
Teacher of Santa Ursula Jakarta

Tidak ada komentar:
Posting Komentar